Product Photography Dalam Membangun Sebuah Brand di Media Sosial
manfaat product photography dalam membangun brand

Mendirikan sebuah usaha atau brand memanglah hal yang mudah, tapi dalam membangun brand tersebut untuk menjadi besar butuh proses yang panjang. Banyaknya pendatang baru yang mencoba berjualan di media sosial seringkali melupakan faktor yang penting, salah satunya mengenai Product Photography

Product Photography merupakan sebuah cara untuk mengambil sebuah foto atau gambar dari sebuah produk. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan sebuah detail dari produk yang akan ditampilkan di media sosial sehingga calon pembeli tidak ragu dan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.

Adapun beberapa manfaat dari Product Photography dalam membangun sebuah brand di media sosial, yaitu:

  1. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Sebagian besar masyarakat yang hendak melakukan pembelian secara online pada awalnya akan menilai dari foto produk yang tertera. Dengan memberikan gambar terkait dengan detail produk di internet, pelanggan merasa bahwa brand tersebut merupakan brand yang profesional dan dapat dipercaya.

  1. Mempermudah Pelanggan Dalam Memahami Produk

Dengan belanja secara online, para pelanggan sulit untuk membayangkan tekstur dan kualitas dari produk yang diinginkannya. Dengan Product Photography dapat menarik perhatian  dan  mempermudah pelanggan dalam memahami produk tersebut.

  1. Meningkatkan Conversion Rate

Untuk meningkatkan penjualan, tentu saja diperlukan iklan pada media sosial.  Adanya foto produk yang jelas dan detail dalam sebuah iklan merupakan salah satu faktor pendukung untuk mempengaruhi keputusan pembeli. Dengan adanya foto produk yang detail juga akan memungkinkan audience untuk membagikan iklan atau toko online kepada teman maupun kerabatnya sehingga dapat juga meningkatkan conversion rate pada website atau lapak promosi online.

Bagaimana? Apakah mulai tertarik melakukan Product Photography
untuk membangun brand bisnis Anda?
Back
Lihat Artikel Lainnya
Jenis-Jenis Algoritma Deep Learning Yang Wajib Kamu Kenali
Jenis-Jenis Algoritma Deep Learning Yang Wajib Kamu Kenali

Pemanfaatan deep learning saat ini kerap menjadi topik yang hangat, bagaimana Netflix dan Youtube sukses meningkatkan loyalitas pelanggan mereka menggunakan metode ini. Deep Learning merupakan salah satu bagian machine learning yang berfungsi melatih komputer tentang insting dasar manusia. Dalam teknologi deep learning, terdapat beberapa jenis algoritma yang dapat digunakan dan perlu kamu ketahui, yaitu : 

  1. Convolutional Neural Networks (CNN)

CNN atau yang biasa dikenal ConvNets, merupakan salah satu algoritma yang bisa kamu manfaatkan. Terdiri dari beberapa lapisan dan kerap digunakan untuk pemrosesan gambar dan deteksi objek. CNN pertama kali dikembangkan pada tahun 1988 ketika ia masih disebut sebagai LeNet dan digunakan untuk mengenali karakter seperti kode pos dan angka.

  1. Recurrent Neural Network (RNN)

Jenis algoritma deep learning ini menghasilkan koneksi yang membentuk siklus teratur. SIklus tersebut kemudian memproses output yang berasal dari LTSM untuk dijadikan input pada fase terkini. Hal tersebut bisa terjadi karena RNN memiliki memori internal. Pada umumnya, RNN digunakan untuk memberi caption pada gambar, menganalisis deret waktu, memproses natural-language, hingga mengenali tulisan tangan.

  1. Long Short Term Memory Network (LSTM)

Merupakan jenis recurrent neural network (RNN) yang dapat mempelajari dan menghafal ketergantungan pola jangka panjang. Teknologi ini mampu mengingat seluruh informasi masa lalu dari periode-periode tertentu. LSTM juga bisa menyimpan informasi dari waktu ke waktu. Mereka berguna untuk keperluan prediksi deret waktu karena ia bisa mengingat input sebelumnya. LSTM memiliki struktur seperti rantai dimana keempat lapisan di dalamnya saling berinteraksi dengan cara yang unik.

  1. Self Organizing Maps (SOM)

SOM memungkinkan visualisasi data untuk mengurangi dimensi data melalui jaringan neural buatan yang beroperasi mandiri. Algoritma SOM dirancang untuk membantu user memahami informasi berdimensi tinggi.

Tanpa adanya deep learning, sebuah Artificial Intelligence tidak akan mungkin bekerja. Penerapan deep learning memungkinkan AI untuk bisa berkembang dan “belajar” secara mandiri dari pengalaman.  Tertarik untuk mempelajari deep learning dan unit penyusun AI lainnya?

11 Aug 2022

Pahami Perbedaan Distributor Dan Stokist
Pahami Perbedaan Distributor Dan Stokist

Pernah dengar istilah distributor dan stokist? Keduanya sering ditemukan dalam kegiatan distribusi. Pahami perbedaannya untuk mengetahui model distribusi apa yang cocok dijalankan dan menghasilkan keuntungan lebih besar bagi Anda.


Distribusi adalah proses pemindahan barang dari produsen ke konsumen atau sebaliknya. Tidak hanya terdiri atas pemindahan barang saja, distribusi juga meliputi penyimpanan barang di gudang, penghitungan stok, pemasokan barang, hingga penyaluran barang keluar. 


Distributor adalah orang yang mendistribusikan barang langsung dari produsen dalam jumlah besar ke pengecer, agen, atau pemasok untuk nantinya dijual langsung ke pengguna akhir atau pelanggan. Biasanya distributor juga menyediakan layanan bahan promosi, informasi produk, dukungan teknis, kredit, dan layanan purna jual kepada pelanggannya. Distributor bisa menjual produk dari beberapa produsen yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan di suatu daerah tertentu, namun ada pula distributor yang memiliki perjanjian untuk hanya mendistribusikan produk dari produsen tertentu.


Istilah stokist juga ditemukan pada proses distribusi. Stokist adalah orang yang menyediakan barang untuk jenis penjualan tertentu dalam bentuk stok. Mereka menyimpan stok barang dengan suatu  jumlah minimum, kemudian mendistribusikannya ke konsumen pada waktu, musim, atau tempat tertentu. Ketika terjadi kekurangan barang, stokist membuat barang tersedia. Biasanya stokist menjadi mitra resmi dari suatu produsen dan mendapatkan harga khusus ketika membeli barang dengan jumlah stok tertentu.


Setelah membaca informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa distributor dan stokist sama-sama mendistribusikan barang, namun perbedaannya stokist menyimpan stok barang terlebih dahulu sebelum mendistribusikannya kepada reseller atau konsumen. Distribusi barang oleh stokist tergantung pada faktor-faktor seperti waktu, musim, atau tempat tertentu sedangkan distributor tidak tergantung pada faktor apapun dalam proses distribusi. 


Jadi apakah kini anda mulai tertarik untuk menjadi distributor ataupun stokist?

10 Aug 2022

Live Streaming, Salah Satu Cara Tingkatkan Omset Penjualan di Era Modern
Live Streaming, Salah Satu Cara Tingkatkan Omset Penjualan di Era Modern

Banyaknya kompetitor dalam dunia bisnis merupakan tantangan tersendiri oleh pemilik bisnis, karena berbagai cara dilakukan untuk dapat mencapai target yang hendak diraih. Maka dari itu pemilik usaha harus pandai memilih strategi untuk mempromosikan produknya agar omset penjualan terus naik. Salah satu strategi yang sedang booming dilakukan di media sosial, yaitu Live Streaming.

Live Streaming merupakan konten video yang disiarkan secara langsung untuk mempromosikan sebuah produk dan meningkatkan omset penjualan. Saat ini Live Streaming sudah tersedia di beberapa marketplace. Dengan ini semakin memudahkan pelanggan karena aktivitasnya dilakukan secara online atau tanpa harus pergi ke toko secara langsung. Hal ini juga menjadi peluang bagi para pebisnis yang mempromosikan produknya secara online. 

Strategi ini makin digemari oleh pebisnis karena dapat menginformasikan lebih detail dan menarik terkait dengan produk yang ditawarkan. Menurut data Livestream.com, sebanyak 80% orang lebih menyukai menonton langsung dari demonstrasi sebuah produk tanpa harus diedit daripada harus membaca sebuah konten yang bisa jadi tidak real.

Selain melakukan demo secara detail, produk yang ditawarkan pada Live Streaming lebih banyak potongan harganya. Jadi pembeli lebih memilih untuk berbelanja melalui Live Streaming. Tidak hanya itu, dengan Live Streaming konten kita bisa muncul di beranda orang lain sehingga dapat meningkatkan brand awareness terhadap produk yang ditawarkan.

Jadi apakah kamu sudah mulai berniat mencoba strategi live streaming sebagai salah satu cara untuk meningkatkan omset penjualanmu?

09 Aug 2022

Pahami Berbagai Platform Online Untuk Memulai Bisnismu
Pahami Berbagai Platform Online Untuk Memulai Bisnismu

Masih banyak pebisnis yang belum memahami perbedaan dari setiap platform yang akan mereka gunakan untuk bisnis. Mereka hanya mengetahui nama platform dan tidak mengetahui fungsi dari platform tersebut sebagai apa. Di dunia serba digital, hanya menggunakan bantuan internet anda dapat mengelola bisnis online dengan mudah. Banyak platform yang dapat membantu dan memudahkan anda dalam mengelola bisnis. Namun apakah setiap platform sesuai dengan bisnis anda? Apakah anda sudah efektif dalam memilih platform?

Ada banyak platform digital yang dapat dimanfaatkan oleh pebisnis untuk membantu menjalankan bisnisnya namun, tidak semua platform bisnis memiliki kegunaan yang sama, jadi perlu dipikirkan dengan matang agar bisnis anda tidak salah langkah dalam memilih platform. Berikut beberapa hal yang perlu dipahami tentang berbagai platform online untuk memulai bisnis onlinemu: 

  1. Marketplace, platform yang menyediakan tempat  untuk melakukan transaksi antara penjual dan pembeli. Platform yang termasuk jenis marketplace yaitu Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak.

  1. E-Commerce, platform yang dapat menyediakan tempat untuk melakukan semua transaksinya mulai dari jual beli sampai ke pengiriman barang. Platform yang termasuk jenis E-Commerce adalah Blibli, Jd.id, dan Bhinneka. 

  1. Ad-listing, platform yang hanya menyediakan tempat untuk beriklan tanpa adanya transaksi antara pembeli dan penjual di platform ini. Platform yang termasuk jenis Ad-listing yaitu OLX, Facebook Marketplace.

  1. Dropship, platform untuk berjualan tanpa harus memiliki stok barang. Penjual hanya perlu memasarkan dan menjualkan barang milik orang lain. Contoh platform yang termasuk jenis Dropship yaitu Aliexpress, Shopee Dropship, Tokopedia Dropship.

Pastikan platform yang anda pilih sesuai dengan bisnis yang ingin anda jalankan. Lebih baik menggunakan satu platform tapi tepat sasaran daripada menggunakan berbagai platform namun sasarannya tidak tepat.

08 Aug 2022

Keuntungan Bisnis Dropship dan Efektifitasnya Bagi Pebisnis Pemula
Keuntungan Bisnis Dropship dan Efektifitasnya Bagi Pebisnis Pemula

Bisnis online dropship merupakan model bisnis yang cocok bagi wirausaha yang baru mulai berbisnis melalui e-commerce. Dropship sendiri merupakan metode pemenuhan toko atau ritel dengan tidak menyimpan produk yang sedang dijual. Maknanya, toko yang menjual produk menggunakan model dropshipping akan membeli produk dari pihak ketiga dan mengirimkannya langsung ke konsumen.

Secara sederhana, penjual tidak harus menangani produk secara langsung, tetapi sebagai penyalur suatu produk penjualan dengan sistem dikirimkan langsung dari produsen ke konsumen. Dengan dropship, penjual pemula juga dapat dengan mudah menguji dan mencoba berbagai ide bisnis dengan kerugian terbatas, yang memungkinkan penjual dapat memilih dan memasarkan produk yang diminati. Dengan begitu populernya bisnis online dropship, berikut beberapa keuntungan bisnis dropship dan efektivitasnya bagi pebisnis pemula:

1.      Modal Lebih Sedikit.
Bisnis dropship membuat penjual dapat melakukan kegiatan jual beli tanpa melakukan pembelian produk kecuali sudah dilakukan pembayaran oleh konsumen. Penjual juga tidak perlu melakukan investasi inventaris, seperti pada bisnis sepatu, pemilik usaha tidak harus memiliki rak sepatu atau tempat penyimpanan sepatu. Penjual hanya perlu mencari produk sepatu yang ingin dijual dan meluncurkannya pada situs e-commerce, sehingga modal yang keluar lebih sedikit.

2.    Lebih Mudah Untuk Memulai.
Menjalankan bisnis model dropship cenderung lebih mudah untuk dimulai lantaran tidak perlu mengelola dan berurusan dengan produk fisik. Seperti tidak harus membayar gudang, mengatur pengemasan dan pengiriman serta packaging-nya, menangani pengembalian dan pengiriman barang, serta melakukan update stok barang. Hal tersebut dinilai lebih efektif karena dapat menghemat waktu dan tenaga penjual namun usaha tetap dapat berjalan.

3.      Biaya Operasional Yang Rendah.
Overhead atau biaya operasional yang sedang berjalan cenderung lebih rendah dengan melakukan bisnis dropship. Biaya overhead sendiri meliputi biaya operasional, seperti pembayaran warehouse atau gudang, pembayaran listrik, dan komponen pelengkap lain. Faktanya, saat ini telah banyak toko dropship yang sukses dijalankan sebagai bisnis rumahan.

4.      Lokasi Fleksibel.
Salah satu manfaat dan keunggulan dari bisnis dropship yang tengah banyak ditekuni saat ini adalah dapat dilakukan dimana saja selama terhubung dengan jaringan internet. Penjual dapat menjalankan bisnis dropship selama tetap dapat berkomunikasi dengan pihak ketiga pemasok dan konsumen dengan mudah, maka bisnis dropship tetap dapat dikelola.

5.      Pilihan Produk Yang Bervariatif.
Karena penjual tidak perlu melakukan pembelian produk yang dijual, penjual dapat menawarkan berbagai jenis produk, baik yang sedang tren atau yang banyak dibutuhkan calon konsumen. Sehingga ketika ada pembeli, penjual hanya tinggal mencari pemasok untuk dapat mendapatkan produk tersebut. Selain itu, bisnis dropship yang bervariatif pun dapat dijadikan sebagai uji coba penjual untuk melihat selera konsumen terhadap kategori produk. 
Oleh karena itu, bisnis dropship menjadi efektif karena bermanfaat untuk dijadikan simulasi pembuatan daftar produk yang berpotensi untuk dijual sebelum melakukan upgrade toko dengan penambahan inventaris dan pembelian produk dalam jumlah yang besar.

11 Jul 2022

Dorong Pertumbuhan Bisnis Dengan Conversion Rate Optimization
Dorong Pertumbuhan Bisnis Dengan Conversion Rate Optimization

Pada artikel sebelumnya kita sudah mempelajari tentang Conversion Rate mulai dari pengertian, cara menghitung, dan fungsinya untuk mengukur tingkat efektivitas promosi bisnis. Kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengoptimalkan tingkat konversi yang dilakukan oleh pengunjung website. Tujuan utama dari Conversion Rate Optimization adalah meningkatkan traffic conversion rate yang sudah dimiliki dengan aset yang sudah ada. Optimasi adalah proses yang dilakukan secara berkelanjutan karena akan selalu ada hal yang bisa ditingkatkan ketika kita menjalankan bisnis.


Langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan goals dan target untuk jangka waktu tertentu. Setelah memiliki tujuan yang ingin diraih, kumpulkan data untuk dianalisis. Jangan gunakan asumsi ketika membuat keputusan. Gunakan data yang relevan agar keputusan yang diambil tepat sasaran. Rangkum semua hal yang pernah dicoba pada website dan lihat yang menunjukan tingkat keberhasilan paling tinggi berdasarkan data yang ada.


Kunci dari kesuksesan Conversion Rate Optimization adalah menggunakan data yang relevan untuk menyusun sebuah formula yang tepat. Identifikasi hal yang membuat conversion rate menurun dan temukan apa yang efektif untuk meningkatkan nilai konversi. Kemudian susun hipotesis mengapa hal itu bisa terjadi dan cari solusinya. Hasil hipotesis ini akan menjadi dasar mengambil keputusan sehingga harus dibuat sesuai dengan tujuan awal. Pastikan hipotesis merupakan hal yang dapat dilakukan dan bisa diukur tingkat keberhasilannya.


Gunakan hipotesis dan data untuk membuat beberapa variasi tampilan dan fitur yang akan coba diterapkan pada website. Percobaan ini membutuhkan waktu untuk merancang dan menjalankannya demi mendapatkan hasil yang valid. Setelah beberapa kali percobaan, monitor hasilnya dan pilih salah satu variasi yang menunjukan hasil paling baik. Beberapa contoh variasi yang dapat dicoba adalah sebagai berikut :


  1. Buat CTA (call to action) dalam bentuk kalimat yang singkat, jelas, dan menarik. CTA dalam bentuk tulisan lebih banyak diklik pengunjung dibandingkan CTA dalam bentuk gambar. 

  2. Tambahkan lead flow dalam bentuk pop-up untuk menarik perhatian dan menawarkan promo.

  3. Lakukan A/B testing pada landing page untuk menentukan desain terbaik.

  4. Tambahkan fitur shortcut yang ketika diklik akan secara otomatis mengarahkan pengunjung untuk mengontak Anda melalui whatsapp atau email.

  5. Optimalkan postingan blog yang memiliki banyak pengunjung dan interaksi.


Banyak variasi lain yang bisa dicoba sesuai dengan model website dan tipe bisnis yang Anda jalankan. Lakukan percobaan secara berkala dan pantau hasilnya secara teratur untuk menemukan formula yang tepat dalam meningkatkan conversion rate. Setelah berhasil dan angka penjualan semakin meningkat, teruslah berinovasi dan buat target baru yang lebih tinggi. Meningkatkan conversion rate membutuhkan dedikasi dan kesabaran, namun usaha yang dilakukan sebanding dengan hasil dan pemahaman yang didapat.

07 Jul 2022