INSIGHT YOKESEN

Catatan tentang AI, eksekusi bisnis, dan teknologi yang benar-benar dipakai.

Kategori

Strategi Tidak Cukup Ditulis: Harus Dieksekusi dengan Sistem
Strategi Tidak Cukup Ditulis: Harus Dieksekusi dengan Sistem

Strategi sering berhenti sebagai dokumen. Ia dibahas di meeting, ditulis di slide, disetujui oleh leader, lalu perlahan tenggelam oleh pekerjaan harian. Masalahnya bukan selalu strategi yang buruk. Sering kali masalahnya adalah strategi tidak berubah menjadi sistem kerja.

Coach Yoke Endarto sejak lama memegang prinsip: strategi tidak cukup ditulis. Strategi harus dieksekusi. Di era AI, prinsip ini menjadi semakin kuat karena AI bisa membantu mempercepat banyak bagian kerja, asalkan diarahkan dengan benar.

Dari ide menjadi filosofi, dari filosofi menjadi manifesto

Bagi Coach Yoke, kerja tidak dimulai dari ide yang menarik saja. Ide harus diuji, dibentuk menjadi filosofi kerja, lalu diwujudkan menjadi manifesto: cara kerja yang benar-benar tampak dalam tindakan, kebiasaan, sistem, dan hasil.

Inilah mengapa implementasi AI YOKESEN tidak dimulai dari tools. Ia dimulai dari cara berpikir: apa tujuan bisnisnya, siapa owner-nya, apa ukuran progresnya, apa hambatannya, dan bagaimana sistem mengontrol eksekusi.

AI sebagai mesin percepatan strategi

AI bisa membantu mempercepat riset, membuat draft, merangkum data, menyiapkan laporan, dan mengawasi task. Tetapi AI tidak akan otomatis membuat strategi jalan jika tidak ada struktur. Karena itu, AI perlu dipasang ke workflow yang punya arahan.

Ketika strategi diterjemahkan menjadi task, data, dashboard, approval, dan laporan, AI bisa menjadi tenaga eksekusi yang mempercepat gerak perusahaan.

Yang dicari leader

Leader tidak hanya butuh ide besar. Leader butuh kejelasan: apa yang sudah dikerjakan, apa yang belum, siapa yang bertanggung jawab, angka apa yang berubah, dan keputusan apa yang harus diambil. Sistem kerja AI yang benar membantu leader melihat semua itu lebih cepat.

Karena itu, YOKESEN tidak menjual AI sebagai hiasan digital. YOKESEN membantu strategi turun menjadi eksekusi nyata.

Langkah berikutnya: jika perusahaan Anda ingin memetakan proses mana yang paling siap dibantu AI, mulai dari Audit Implementasi AI Perusahaan bersama YOKESEN.

08 Jul 2026

Orkestrasi Agen AI: Cara Baru Mengatur Pekerjaan Perusahaan
Orkestrasi Agen AI: Cara Baru Mengatur Pekerjaan Perusahaan

Orkestrasi Agen AI adalah salah satu cara paling praktis untuk menjelaskan perubahan besar dalam dunia kerja. Jika sebelumnya satu orang memakai satu tools AI untuk membantunya bekerja, maka tahap berikutnya adalah membuat beberapa asisten AI bekerja terkoordinasi seperti sebuah tim.

Di YOKESEN, Orkestrasi Agen AI berarti mengatur peran AI, tools, data, workflow, dan approval manusia agar pekerjaan bisnis bisa diarahkan, dikerjakan, dicek, dilaporkan, dan diperbaiki.

Bukan satu AI untuk semua pekerjaan

Satu AI bisa menjawab banyak hal, tetapi perusahaan membutuhkan struktur. Ada pekerjaan riset, copywriting, sales support, data checking, project monitoring, dokumentasi, QA, dan reporting. Setiap pekerjaan punya konteks, batas, dan output yang berbeda.

Karena itu, pendekatan multi-agent lebih masuk akal: setiap agen punya fungsi, batasan, dan standar laporan. Ada yang membantu membaca data, ada yang menyusun copy, ada yang memeriksa risiko, ada yang mengawal task, dan ada yang membuat ringkasan untuk leader.

Approval manusia tetap penting

Orkestrasi bukan berarti semua pekerjaan dilepas ke AI tanpa kontrol. Justru sebaliknya: sistem harus tahu kapan AI boleh bekerja, kapan harus bertanya, kapan harus menunggu approval, dan kapan harus membuat laporan.

Untuk perusahaan, ini penting karena AI menyentuh data, keputusan, pelanggan, dan reputasi. AI boleh mempercepat, tetapi kontrol manusia harus tetap terlihat.

Manfaat yang dicari bisnis

Dengan Orkestrasi Agen AI, perusahaan bisa mulai menekan pekerjaan manual, mempercepat penyusunan laporan, merapikan data, mengurangi follow-up berulang, dan membuat progres lebih mudah dilihat. Manfaatnya bukan hanya efisiensi waktu, tetapi juga kualitas kontrol.

Inilah alasan YOKESEN menempatkan Orkestrasi Agen AI sebagai metode khas, bukan sekadar istilah teknologi. Metode ini membantu bisnis melihat AI sebagai sistem kerja, bukan sekadar fitur.

Langkah berikutnya: jika perusahaan Anda ingin memetakan proses mana yang paling siap dibantu AI, mulai dari Audit Implementasi AI Perusahaan bersama YOKESEN.

08 Jul 2026

YOKESEN: Implementasi AI untuk Eksekusi Bisnis, Bukan Sekadar Demo
YOKESEN: Implementasi AI untuk Eksekusi Bisnis, Bukan Sekadar Demo

Demo AI sering terlihat mengesankan. Dalam beberapa detik, AI bisa menulis caption, membuat ide presentasi, merangkum dokumen, atau menjawab pertanyaan panjang. Tetapi setelah demo selesai, perusahaan biasanya kembali menghadapi masalah yang sama: pekerjaan masih lambat, data belum rapi, laporan belum konsisten, dan keputusan tetap menunggu follow-up manual.

YOKESEN mengambil posisi berbeda. Bagi YOKESEN, nilai AI bukan hanya terlihat saat demo. Nilai AI baru terasa ketika ia masuk ke pekerjaan bisnis yang sebenarnya.

Implementasi AI berarti masuk ke alur kerja

Implementasi AI untuk eksekusi bisnis berarti AI tidak berhenti sebagai aplikasi yang dipakai sesekali. AI harus masuk ke alur kerja yang punya tujuan, owner, data, input, output, approval, dan ukuran keberhasilan.

Contohnya: AI membantu membuat ringkasan meeting, tetapi hasilnya harus masuk ke task. AI membantu riset, tetapi hasilnya harus bisa direview. AI membantu membuat laporan, tetapi datanya harus bisa dicek. AI membantu follow-up, tetapi tetap ada batas, etika, dan kontrol manusia.

Kenapa banyak implementasi AI gagal terasa

Banyak perusahaan mulai dari tools. Mereka membeli aplikasi, membuat grup eksperimen, lalu berharap produktivitas berubah sendiri. Masalahnya, tools tidak otomatis mengubah sistem kerja. Jika prosesnya belum jelas, datanya belum siap, dan approval-nya belum diatur, AI hanya menjadi tambahan aktivitas.

YOKESEN mulai dari proses bisnis. Pertanyaannya bukan "tools apa yang paling canggih?", tetapi "pekerjaan apa yang paling menghambat bisnis, dan bagaimana AI bisa membantu tanpa membuat kontrol lepas?".

Yang harus terlihat oleh leader

Owner dan direksi membutuhkan visibility. Mereka perlu tahu apa yang sedang dikerjakan, siapa owner-nya, apa progresnya, apa hambatannya, dan bukti apa yang sudah ada. Karena itu, implementasi AI yang benar harus terhubung dengan dashboard, laporan, audit trail, dan ritme review.

Inilah perbedaan YOKESEN dengan pendekatan AI yang hanya memamerkan fitur. YOKESEN membantu perusahaan membangun sistem kerja AI yang bisa dipakai, dikontrol, dan diukur.

Langkah berikutnya: jika perusahaan Anda ingin memetakan proses mana yang paling siap dibantu AI, mulai dari Audit Implementasi AI Perusahaan bersama YOKESEN.

08 Jul 2026

Yoke Endarto dan Cara Membuat AI Benar-Benar Bekerja untuk Bisnis
Yoke Endarto dan Cara Membuat AI Benar-Benar Bekerja untuk Bisnis

Banyak orang bicara tentang AI. Sebagian bicara karena sedang ramai, sebagian lagi bicara karena konten AI mudah menarik perhatian. Tetapi di dalam perusahaan, pertanyaan yang lebih penting bukan "AI apa yang sedang viral?", melainkan "AI ini bisa membuat pekerjaan bisnis benar-benar bergerak atau tidak?".

Di titik inilah Yoke Endarto, atau Yoke Setiawan Endarto, mengambil posisi yang berbeda. Fokusnya bukan membuat AI terlihat canggih di permukaan. Fokusnya adalah memasukkan AI ke dalam cara kerja perusahaan: ada proses, ada orang yang bertanggung jawab, ada data, ada workflow, ada approval manusia, ada dashboard, ada laporan, dan ada bukti hasil.

AI tidak cukup menjadi alat tanya jawab

Banyak perusahaan sudah mencoba AI, tetapi pemakaiannya masih berhenti di chat, konten, ide, atau eksperimen personal. Itu berguna, tetapi belum otomatis mengubah eksekusi bisnis. Pekerjaan tetap bisa lambat, follow-up tetap manual, data tetap tercecer, laporan tetap telat, dan owner tetap sulit melihat progres sebenarnya.

YOKESEN membawa AI ke level berikutnya: implementasi AI untuk eksekusi bisnis. Artinya, AI tidak berdiri sendiri sebagai mainan teknologi, tetapi menjadi bagian dari sistem kerja yang bisa diarahkan, dipantau, dan diperbaiki.

Yang dibangun adalah sistem kerja

Dalam pendekatan Coach Yoke Endarto, AI harus membantu pekerjaan nyata. Contohnya riset, penyusunan laporan, follow-up, pengelolaan task, penyusunan SOP, analisis data, dashboard, dan koordinasi antarperan. AI dibuat seperti tim yang punya fungsi masing-masing, bukan sekadar satu chatbot yang menjawab semua hal.

Metode ini disebut Orkestrasi Agen AI: cara mengatur beberapa asisten AI, tools, data, workflow, dan approval manusia agar pekerjaan bisnis bisa berjalan lebih cepat, lebih rapi, lebih terukur, dan tetap terkontrol.

Kenapa ini penting untuk perusahaan

Owner, direksi, dan manager tidak hanya butuh teknologi baru. Mereka butuh pekerjaan yang lebih cepat selesai, biaya eksekusi yang lebih masuk akal, data yang lebih dipercaya, dan progres yang bisa dilihat tanpa mengejar manual terus-menerus. Di sinilah implementasi AI menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar proyek IT.

YOKESEN membantu perusahaan mulai dari audit proses kerja: proses mana yang terlalu manual, data mana yang belum rapi, laporan mana yang lambat, pekerjaan mana yang bisa dibantu AI, dan kontrol manusia apa yang tetap harus dijaga.

Langkah berikutnya: jika perusahaan Anda ingin memetakan proses mana yang paling siap dibantu AI, mulai dari Audit Implementasi AI Perusahaan bersama YOKESEN.

08 Jul 2026

Belajar Marketing Dari Yoke Setiawan Endarto, Ahlinya Memberi Kenyamanan Pada Pelanggan
Belajar Marketing Dari Yoke Setiawan Endarto, Ahlinya Memberi Kenyamanan Pada Pelanggan

Teknik marketing sebenarnya sudah dikenal sejak lama, dengan cara kerja yang berorientasi kepada pelanggan, seperti strategi meningkatkan jumlah konsumen yang tepat, penguasaan terhadap product knowledge, hingga pemahaman terhadap kebutuhan dan perilaku konsumen terhadap kepuasan. Oleh karena itu, secara sederhana teknik marketing dapat disimpulkan bertujuan untuk meningkatkan income active perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa.

Terdapat banyak teknik marketing yang kerap dilakukan, salah satunya dimulai dari merancang target marketing, lokasi yang strategis, fasilitas meliputi jaringan atau inventaris yang mendukung, hingga promosi. Yang mana dari banyaknya teknik marketing tersebut, terdapat satu titik yang menjadi inti dari sebuah pemasaran, yakni kenyamanan pelanggan.

Pemasaran dan pelanggan merupakan satu kesatuan yang kian berdampingan dan berjalan lurus menuju kesuksesan. Seorang ahli marketing dan digital strategi, sebut saja Yoke Setiawan Endarto mampu memberikan kenyamanan dan kepuasan pelanggan dengan pengalaman dan perjalanan karir yang dibuktikan dengan banyaknya platform yang berhasil berkembang di tangannya.

Yoke Setiawan Endarto dikenal panggilan Coach Yoke merupakan pendiri dan CEO dari PT. Yokesen Teknologi Indonesia, yang merupakan seorang tech developer sejak tahun 2002. Tak hanya itu, karena keahliannya tersebut, beliau akhirnya menjadi seseorang yang menguasai digital strategi dan selalu terdepan dalam perkembangan teknologi digital, hingga memiliki toko online sebanyak 69 toko online di berbagai marketplace dengan ciri khas pencapaian sebagai berikut:

  1. Mencapai kenyamanan pelanggan.
    Yoke Setiawan Endarto berprinsip mengutamakan hal yang bertujuan untuk mendapatkan kenyamanan pelanggan. Sehingga ketika konsumen melakukan transaksi dan berbelanja, ia akan bersinergi untuk melakukan pengiriman sesegera mungkin. 

  2. Menangani berbagai toko online di marketplace terbesar di Indonesia.
    Dengan kapabilitas tersebut, ia mampu meningkatkan penjualan brand dengan menghasilkan hingga 2x lipat jumlah toko online di berbagai marketplace terbesar di Indonesia, seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. 

  3. Meningkatkan retensi konsumen.
    Tak hanya meningkatkan penjualan brand saja, Yoke Setiawan Endarto juga dikenal ahli dalam mempertahankan loyalitas dan retensi konsumen sebanyak 25% dengan jangka waktu eksekusi selama 3 kuartal. 

Jangan lupa baca juga artikel kami lainnya tentang bagaimana seorang masternya teknologi dan digital strategi mampu meningkatkan penjualan hingga 140% dalam 1 kuartal

12 Oct 2022

Yoke Setiawan Endarto, Digital Strategist Yang Sukses Bantu Bisnis Mengakses Pasar Baru
Yoke Setiawan Endarto, Digital Strategist Yang Sukses Bantu Bisnis Mengakses Pasar Baru

Seorang digital strategist tak hanya memiliki tujuan seputar keuntungan saja, melainkan turut melek terhadap perkembangan dan cara untuk dapat mengembangkan bisnis. Namun, untuk sedikit menyegarkan ingatan, apa sih perbedaan digital strategi dan digital strategist?

Digital strategi merupakan kegiatan yang mengintegrasikan aset digital dan membuat strategi untuk memasarkan produk-produk perusahaan. Sementara digital strategist adalah seorang ahli yang bekerja untuk mengintegrasikan aset digital tersebut. dan membuat strategi untuk mengkampanyekan produk-produk perusahaan.

Nah, jika berbicara tentang digital strategi, satu sosok yang sudah tak asing lagi, yaitu Yoke Setiawan Endarto yang merupakan seorang praktisi teknologi dan digital strategi sejak tahun 2002. Dengan segala keahliannya di bidang teknologi, membuat Yoke Setiawan Endarto sangat berantusias untuk memberikan dampak yang besar pada dunia digital.

Salah satu hal yang telah dicapai Yoke Setiawan Endarto adalah sukses membantu bisnis untuk mengakses perdagangan baru. Dengan sertifikasi as Coach yang dimiliki, beliau juga berhasil meningkatkan penjualan hingga 140% selama 1 kuartal dan memiliki 69 toko online di berbagai marketplace serta loyalitas konsumen untuk melakukan pembelian ulang sebanyak 25% selama 3 kuartal.

Namun, jika Anda masih bingung apa maksud dari meningkatkan penjualan melalui pasar baru yang telah dicapai Yoke Setiawan Endarto, cari tahu penjelasannya berikut ini:

  1. 4.2% Rasio klik tayang.
    Dalam dunia digital atau dunia internet, keuntungan bisa didapat jika konsumen melakukan transaksi, dan transaksi dapat dilakukan jika konsumen telah melakukan klik pada produk atau layanan yang ditawarkan. Nah, dengan Yoke telah membantu sebuah perusahaan untuk mendapatkan klik tayang lebih banyak, yakni mencapai 4.2%, dimana rata-rata industri setara hanya mendapatkan sebanyak 2.58% klik tayang. 

  2. 10x Peningkatan efektivitas jangkauan.
    Selain itu, dengan strategi pemasaran yang dilakukan Yoke, terbukti sebuah perusahaan yang pernah bekerja sama dengannya telah mengalami peningkatan jangkauan konsumen lebih luas hingga 10x lipat dari sebelumnya. 

  3. 92% Prospek berkualitas tinggi per saluran.
    Nah, dengan banyaknya peningkatan dari dua aspek di atas, perusahaan mampu meningkatkan prospek atau peluang penjualannya per saluran dalam jangka waktu hanya dengan 30 hari saja. . Yang bener?

08 Oct 2022

Menjadi Sang Ambisius Di Bidang Teknologi dan Digital Strategi
Menjadi Sang Ambisius Di Bidang Teknologi dan Digital Strategi

Di era yang serba canggih sekarang ini tentu kita semua dituntut untuk menjadi seseorang yang cepat belajar terhadap perubahan teknologi. Mengapa demikian? Karena seperti yang kita tahu bahwasannya teknologi dan informasi merupakan salah satu bidang yang sangat dekat dan dibutuhkan oleh umat manusia. 

Berbicara soal teknologi dan digital strategi, kami mengenal seseorang yang sangat ahli dan menggemari bidang tersebut. Beliau adalah Yoke Setiawan Endarto atau biasa dipanggil sebagai Coach Yoke. Beliau merupakan pendiri dari PT. Yokesen Teknologi Indonesia dan telah bekerja sama dengan banyak brand terkenal untuk menyelesaikan permasalahan di bidang teknologi dan digital strategi. 

Awal mula Yoke Setiawan Endarto ingin terjun di bidang teknologi dan digital strategi dikarenakan beliau melihat peluang yang besar bahwa teknologi merupakan salah satu bidang yang saat ini berkembang pesat dan dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan begitu banyak sekali orang yang membutuhkan ilmu tersebut untuk mengembangkan bisnis atau perusahaannya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya brand atau perusahaan yang telah bekerja sama dengan Yoke Setiawan Endarto demi mendobrak keuntungan atau omset yang sudah ditentukan.

Tidak hanya ambisius untuk menuntut ilmunya saja, beruntungnya Yoke Setiawan Endarto juga sangat terbuka untuk mengajarkan berbagai pengetahuan di bidang teknologi dan digital strategi. Beliau juga membuka kelas akademi mengenai digital marketing untuk pribadi dan untuk membantu UMKM memahami bahwa ilmu di bidang teknologi dan digital strategi itu sangatlah penting. Salah satu visi yang selalu kami ingat dari seorang Yoke Setiawan Endarto adalah fokus dalam memberi dampak positif melalui digitalisasi. Dengan visi tersebut, kami semakin yakin bahwa dunia digital itu luas dan dapat dimanfaatkan untuk menemukan peluang yang besar.



06 Oct 2022

Mengenal Yoke Setiawan Endarto, Masternya Teknologi dan Digital Strategi
Mengenal Yoke Setiawan Endarto, Masternya Teknologi dan Digital Strategi

Apakah saat ini Anda tengah mengembangkan sebuah bisnis? Atau Anda baru akan mempelajari tentang digital strategi? Sering sekali digaungkan dan diucapkan banyak orang, namun, apa sebenarnya digital strategi itu? Mengapa saat ini digital strategi dianggap begitu penting sehingga diperlukannya sosok yang terbilang ahli pada bidang tersebut? Salah satunya ialah Yoke Setiawan Endarto. Namun sebelum mengenal pribadinya lebih jauh, Anda bisa menyimak apa makna sederhana dari digital strategi.

Digital strategi sendiri merupakan penerapan teknologi digital ke dalam bisnis untuk membentuk kemampuan dan mengembangkan bisnis baru yang berbeda dari sebelumnya. Sederhananya, digital strategi bertugas untuk mengintegrasikan aset digital dan membuat strategi pemasaran untuk sebuah perusahaan. Kendati demikian, digital strategi tetap merupakan salah satu kegiatan yang bernaung di bawah digital marketing dan merupakan salah satu keahlian yang cukup sulit.

Sebagai contoh, dalam perusahaan berskala besar, seorang digital strategist dapat berperan sebagai pemimpin sebuah proyek. Misalnya, seperti digital activation yang berbentuk kegiatan promosi brand dengan konsumen melalui interaksi dan berbagai kegiatan yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan brand awareness dan minat konsumen. Nah, oleh karena begitu pentingnya peran seorang digital strategist, sebagai pemilik kemampuan tersebut tentunya telah memahami semua touch of point digital yang berkaitan dengan interaksi terhadap konsumen dan klien.

Adalah Yoke Setiawan Endarto, pendiri dan CEO dari PT. Yokesen Teknologi Indonesia, yang merupakan seorang tech developer sejak tahun 2002. Dia dikenal menguasai dan selalu terdepan dalam bidang perkembangan teknologi dan digital strategi. Dia juga dikenal sebagai seorang praktisi teknologi dan digital strategi yang sukses memberdayakan berbagai lini pada dunia digital, sehingga memungkinkan sebuah perusahaan atau perseorangan untuk mencapai tujuan mereka.

Adapun beberapa perusahaan yang telah didirikan dan dibangun oleh Yoke Setiawan Endarto meliputi Yokesen.com, Gudangin from Yokesen, Warisan Gajahmada, Kagumi from Yokesen, Warisan Panutan Perempuan, dan Resonansi from Yokesen. Selain itu, Yoke juga telah terverifikasi sebagai Certified as Coach sehingga dia juga akrab disapa Coach Yoke dan berhasil meningkatkan penjualan hingga 140% selama 1 kuartal dengan jumlah toko online sebanyak 69 toko online di berbagai marketplace serta mampu meningkatkan retensi konsumen sebanyak 25% selama 3 kuartal.

Keahlian Yoke pada teknologi dan digital strategi tersebut menjadi bukti bahwa pemasukan dan pendapatan tidak hanya dapat diperoleh dari pekerjaan secara tatap muka saja. Melainkan dapat terus berkembang dengan memanfaatkan segala teknologi digital yang kian berkembang pesat.


05 Oct 2022

Influencer, Terobosan Baru Kesuksesan Bisnis Masa Kini di Media Sosial
Influencer, Terobosan Baru Kesuksesan Bisnis Masa Kini di Media Sosial

Media sosial merupakan salah satu bentuk pemasaran electronic word of mouth yang biasa digunakan. Pemasaran yang dilakukan melalui media sosial nyatanya membuka banyak peluang untuk sebuah bisnis. Selain untuk mengenalkan dan memasarkan sebuah produk, media sosial juga kerap digunakan untuk meningkatkan brand awareness, penjualan, loyalitas pelanggan terhadap suatu merek, memudahkan komunikasi dengan pelanggan, hingga membangun hubungan jangka panjang dengan masing-masing pelanggan.

Dalam dunia digital persebaran informasi terjadi dengan cepat dapat disebabkan oleh salah satu terobosan bernama social influencer. Influencer merupakan seseorang yang dapat memberikan pengaruh di masyarakat, seperti selebriti, blogger, youtuber, ataupun seseorang yang memiliki keahlian pada bidang tertentu. Hal tersebut pun membuat influencer saat ini telah menjadi salah satu patokan pembeli untuk mencoba produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Namun, apa saja sih yang dilakukan influencer untuk pemasaran bisnis hingga menjadi terobosan baru kesuksesan bisnis masa kini di media sosial?

1. Mampu memahami konteks pemasaran.
Jelas saja sebelum merekrut influencer untuk dapat mempengaruhi pengguna di media sosial, perusahaan harus menentukan dan memilih bagaimana konsep yang ingin dihasilkan. Hal tersebut dilakukan agar influencer nantinya dapat membentuk suatu kesatuan cerita sesuai konteks yang diimplementasikan melalui penggunaan bahasa dan isi pesan yang mudah dipahami oleh pengguna di media sosial.

Berbeda dengan website dan blog, media sosial memiliki ruang terbatas untuk membuat postingan. Oleh karena itu diperlukan pemilihan kata dan penyusunan narasi yang simple tetapi mampu memuat keseluruhan intisari yang ingin disampaikan kepada pengguna di media sosial.

2. Memiliki kemampuan persuasif dalam berkomunikasi.
Selanjutnya, influencer tentunya merupakan seseorang yang sudah sering bertemu banyak orang di media sosial. Sehingga sedikit banyaknya telah mengerti dan mengenal kebiasaan pengguna di media sosial. Oleh karena itu, menggunakan influencer sebagai solusi dalam pemasaran bisnis adalah cara yang tepat, dikarenakan influencer mengerti cara mengkomunikasikan, meliputi bagaimana caranya pelanggan mau mendengar, merespon, dan turut melakukan transaksi. Misalnya dengan mencantumkan kalimat ajakan kepada pembaca agar mau berinteraksi, seperti beberapa pertanyaan singkat atau ajakan agar pembaca mau menandai orang lain pada postingan tersebut.

3. Membuka peluang untuk berkolaborasi dengan pelanggan.
Pada poin ini, adanya influencer mampu menimbulkan potensi untuk berkolaborasi dengan pengguna di media sosial. Hal tersebut dikarenakan pengguna media sosial akan lebih mudah tertarik dan bersedia mengeluarkan ide-idenya jika memiliki orang yang dipercaya, yang dalam hal ini influencer bertugas sebagai jembatan penyalur antara perusahaan dengan pengguna media sosial.

4. Menjaga loyalitas pelanggan.
Menggunakan influencer sebagai strategi pemasaran bisnis dapat memperbesar kemungkinan pelanggan di media sosial menjadi lebih loyal. Maknanya, influencer mampu menjaga hubungan baik antara produsen dan konsumen, dengan kata lain pelanggan bersedia untuk melakukan repurchase pada produk perusahaan. Namun, target untuk mempertahankan pelanggan merupakan tantangan bagi influencer, oleh karena itu influencer perlu melakukan strategi lain di media sosial agar lebih interaktif, seperti mengadakan giveaway atau kuis singkat. 


23 Sep 2022